Thursday, January 22, 2015

What Makes Me Happy?


Aku percaya hidup itu sederhana tapi engga simple.Maksutnya,hidup itu sebuah sistem terencana yang memang engga ribet,Lahir-Hidup-Mati,sesederhana itu.Tapi hidup engga sesimple itu juga,kita aja lahir dengan cara yang engga simple,ada teriakan sakit,tetes air mata,harapan dan perjuangan disana dari orang yang melahirkan kita.Apalagi dengan hidup,gak perlu dijelasin ribetnya.Bagaimana dengan mati? Ya tetep ribet.Kamu ditangisin,dimakamin dan kamu sendiri yang theis bakal pertanggungjawabin nilai hidup kamu dialam sana.Pada intinya selain hidup kamu itu ribet buat kamu sendiri ya hidup kamu buat ribet hidup orang lain juga.Hanya mereka yang merasa jadi bagian dari hidup kamu yang mau menikmati keribetan hidup kamu bareng.

Kalo kita bicara dari sisi religi apa yang kita cari didunia ini dengan sok ke-religius-an kita bakal bilang “Pahala dan tempat baik di sisi Tuhan”.Tapi aku sendiri mandangnya untuk pahala ya ga usah terlalu dijadiin main target hidup,diburu sedemikian rupa malah akhirnya bikin dosa.Lakuin aja hal baik karena kamu emang baik bukan karena Tuhan mengiming-imingi tempat yang baik ketika kamu mati,kesannya entar kamu berbuat baik bukan karena kamu punya sisi kemanusian tapi Cuma punya sisi ke-hamba Tuhanan yang mengabdi tanpa keikhlasan,dan gold standart semestinya adalah karena kamu manusia dengan kemanusian yang berTuhan. Disisi lain kalo kita jawab sebagai kita seorang pribadi manusia jawabannya simple “Kebahagiaan” dan untuk mencapai itu gak simple tapi Tuhan dengan baiknya memberi kita keleluasaan untuk mencapai yang kita mau walau dengan batasan.

Tuhan itu adil tapi terkadang kehidupan yang engga.Karena salah satu bagian dari kehidupan itu sendiri adalah makhluk-makhluknya yang belum bisa untuk adil dan kita merasakan ketidakadilan dari mereka dan sering kali menyalahkan Tuhan.Menurut aku sendiri ketika orang lain beranggapan hidup itu gak adil,bagi aku kehidupan jadi adil karena semua orang juga merasakan ketidakadilan itu.

Katanya cinta adalah sebuah power di dunia ini dan kayaknya aku setuju.Hentikan pandangan sempit tentang cinta,cinta jangan langsung Cuma di ilustrasiin sebagai dua insan yang saling punya perasaan,itu Cuma titik kecil dari cinta itu sendiri.Seandainya semua orang gunain apa yang namanya cinta ini dalam cara pandang dan tindakannya mungkin dunia akan lebih baik,tapi dunia engga akan semenarik ini.Inget,kita butuh kisah dalam hidup,jika hidup hanya garis datar lurus kisah apa yang bisa kita dengarkan sampai sekarang ini?.

Pernah nonton film Life of pi?.Kalo pernah,aku pengen kalian ajukan diri untuk yang liat di bagian ketika si Piscine Molitor Patel atau yang lebih dikenal sebagai Pi saar dia mendarat disebuah daratan yang lebih indah dari pada raja ampat sekalipunsetelah sekian lama mengarungi lautan.Di daratan yang begitu indah itulah sebagian dari kita sebagai penikmat filmnya pasti sedikit-besarnya punya ngerasa pengen tinggal disana,bener?.Terus kenapa Pi memilih untuk keluar dari daratan itu?


Salah satu jawaban kita pasti dia kesepian dan aku mau nambahin kalo ada hal yang lebih penting dari itu,yaitu dia udah merasa terlalu lama dizona amannya.Itu berarti kenyamanan yang aman sekalipun jadi penat kegelisahan jika terlalu lama.Kita butuh masalah,walaupun tujuan kita untuk bahagia.Masalah itu sendiri akan jadi kebahagiaan suatu hari nanti ketika kita telah melewatinya,ada tawa kecil dalam diri kita untuk diri kita sendiri yang menertawakan diri kita ketika kita menghadapi masalah itu.live for the moment!

So,nikmati aja itu semua.Fuck YOLO!.Kita hidup 2 kali,ketika terlahir dan ketika mati.Tuhan itu maha asyik,dia engga cukup jahat untuk ngebebani hambanya dengan cobaan yang engga bisa hambanya hadapi.Jangan minta dia untuk hilangkan beban yang di pundak tapi minta dia untuk kuatkan tubuhmu untuk menghadapi beban itu.

Terakhir aku mau klarifikasi,dari tadi aku banyak ngebawa Tuhan dalam tulisan ini.Jangan kira aku relgius,belum.Tapi aku pastiin aku umat beragama yang baik dan itu lebih dari cukup ketimbang umat beragama yang taat tapi sanggung ngebunuh saudaranya sendiri.

Ohiya,kalo ditanya  “What makes me happy?” Aku bakal jawab “ Sederhana tapi gak simple J

Bye

2 comments on "What Makes Me Happy?"
  1. Hidup memang sederhana. Tapi kualitas hidup tidaklah sederhana melainkan luar biasa.

    ReplyDelete
  2. Dibalik kekonyolan abg nemu tulisan sebegini bagus..

    ReplyDelete

Custom Post Signature