Friday, November 6, 2015

Menua Dengan Baik


Ohiya,sebelumnya aku pengen ngasih tau kalo ini postingan pertama aku yang isinya lebih nguatin bobot dan gaya bahasa.Rasanya challenged banget untuk nulis dengan muat yang lebih serius gini.Punya beban moral tersendiri untuk bisa nyusun kata per kata menjadi kalimat dan kalimat menjadi paragraf-paragraf yang tujuannya tetap tematik,no-nonsense,mind blowing tapi tetep jadi bacaan ringan dengan bobot multi.

Aku termasuk orang yang tergolong ketika masuk jam tengah malam baru dapet ilham untuk creating something dan rasanya kepala mau pecah kalo engga dilakuin saat itu juga karena takut bakal engga kesampaian buat ngelakuinnya.Alhasil,tiap hari jatah tidur kurang,mata panda dan tidur dijam burung hantu balik ke sangkar setelah dapet makanan.Tapi beruntungnya aku ngerasa diri aku engga cuma jadi remaja yang tumbuh dengan isi otak sebagai gold digger,mejeng gaya,harap pengakuan tapi minim perbuatan,pengen gelar julukan sampe haus akan lubang perawan.

Ada berbagai hal yang ngebuat aku harus buat janji untuk diri aku sendiri untuk gunain waktu dengan bijak,salah satunya umur.Lahir diletak bulan zodiak Sagitarius dengan tahun 1996 masih sangat muda memang,masih wajar dan pantes untuk nyebut kata ‘YOLO’,dandanan ‘SWAG’ atapun bermotto ‘YOUNG WILD AND FREE’.Ada quote yang pernah aku baca dari buku Catatan Seorang Demonstran karya tokoh yang punya influential buat aku,Soe Hok Gie.Dia bilang “Seorang filsuf Yunani berkata bahwa nasib terbaik adalah tidak dilahirkan,yang kedua dilahirkan tapi mati muda,dan tersial adalah umur tua”.Jleb! Intinya semakin panjang umur kita maka semakin tinggi pula beban dan target hidup kita.Aku gak mau jadi Almarhum tanpa nama dan gak akan mati tanpa dikenang masa,aku bukan produk Tuhan yang sia-sia.

Alasan signifikannya lagi adalah aku udah bukan anak SMA.Kesadaran ini terlambat dan seharusnya aku mulai sadar sejak udah dikhitanin dan punya beban dosa sendiri.Masa kecil aku indah berbeda dengan anak-anak yang lahir di era 2000 masehi sekarang ini yang kebanyakan udah nyicipin hal yang harusnya belum mereka rasain.Contohnya anak kecil sekarang lebih butuh duit dari pada bekal dari rumah,lebih milih milih main PES15 dari pada dilapangan rumut dan bakal rewel kalo ditinggal baby-sitternya ketimbang ibunya sendiri.hih!

Jujur aku ngerasa rindu dan pengen masa ketika masih kecil itu bisa terulang,bukan cuma aku tapi kita semua kan?.Aku belum siap tapi dipaksa harus siap untuk ngehadepin waktu yang tiap detiknya terus berjalan.Aku setuju dengan slogan ‘Masa muda adalah masa yang paling produktif’.Terbukti kemerdekaan kita diraih karena semangat kaum muda walaupun tak terlepas dari peran kaum tua dan kini kita punya presiden dari kaum muda yang diwakili dan mewakili kaum tua.Berjaya muda harga mati!

Ini saat yang lagi wajar-wajarnya orang tua was-was sama anaknya.Takut anaknya kejerumus pergaulan,takut anaknya gagal dimasa depan dan juga anaknya takut jadi bapak/ibu duluan.Perlu kita sadari orang tua gak akan berhenti was-was untuk anaknya sampe mereka was-was akan pertanyaan malaikat di alam kubur sekalipun.Itu hal yang lebih mahal dari pada nilai tukar poundstreling.Kadang aku sering berfikir kenapa kita begitu sering anggap enteng dengan omongan orang tua sedangkan pengorbanan mereka untuk kita bukan cuma omongan aja.

Bicara soal muda bicara soal mimpi,bicara pula soal motivasi,yang sering kita lihat diacara TV.Kita anak muda sering baca ataupun dengar quote-quote dari berbagai tokoh dan sumber sebagai motivasi hidup tetapi sedetik-sejam-sehari-sebulan-setahun sampe seumur hidup sekalipun bisa engga melakukan apa-apa.Intinya Tekad setinggi dan sekokoh tugu sekalipun kalo hanya diam tak bergerak seperti halnya tugu itu sendiri sama aja,balik lagi kemungkinan siapa yang kita jadikan panutan bisa ngegambarin kita ke depan.

Kita ga harus pinter,dimasa muda harus pinter-pinter.Jadi orang yang punya angan dan untuk meraihnya jangan sungkan turun tangan.Hidup kita cuma dua kali (sebelum dan sesudah mati) tapi kita punya waktu berhari-hari.Boleh menua tapi jiwa jangan sekeriput rupa.Hingga ajal datang tetap berwibawa,nama harus dikenang masa dan jaga nama dengan apik hingga nanti mati dikenal sebagai orang baik.

1 comment on "Menua Dengan Baik"

Custom Post Signature